hai. aku mau cerita sedikit tentang penggalan cerita hidupku dua hari terakhir ini.
waktu itu entah kenapa aku kepikiran buat ke dokter lagi. padahal waktu itu dokter belum minta aku untuk balik kesana lagi karena dua minggu sebelumnya, waktu aku kesana, semuanya baik-baik aja. aku bahagia banget liat dia yang masih sangat mungil, berdetak-detak menunjukkan kehidupannya.
sampai di ruang dokter, dia bilang "ngapain kamu kesini sekarang?" sambil ketawa-ketawa. dokterku emang gitu. dia akrab sama pasiennya. "hehe..pengen cek aja dok. abis, aku suka paranoid gara-gara kegagalan kehamilanku yang pertama".
ternyata yang kutakutkan terjadi. tepat, sama seperti yang pertama. usia 9 minggu dengan panjang badan yang nggak berbeda jauh, dia tidak berdetak lagi. nggak ada tanda-tanda kehidupan lagi.
aku cuma bisa bilang "kenapa?" sambil terus menyeka air mataku yang nggak berhenti menetes.
dokterku bilang kembali lagi 5 hari lagi. untuk memastikan.
sekarang sudah 2 hari sejak peristiwa itu. kemarin, kita juga sudah cari second opinion. ke dokter ahli 4d. yah..kita cuma mau make sure aja. padahal sih di hati kecilku aku udah ngerasa dia emang udah nggak ada. hey! I experience that before!
walaupun tadi pagi aku masih nangis sambil dipeluk suamiku, aku udah rela. yah, mau gimana lagi? dia memang belum buat aku.
kedua dokterku mengatakan hal yang sebetulnya udah nggak asing buatku. istilahnya "kematian mudigah" atau kematian janin di dalam perut. sebabnya kenapa, masih ada serangkaian tes yang mesti aku jalanin, karena ini kematian mudigah yang kedua.
aku cuma berharap, aku boleh punya anak. my own child. semoga Allah bolehin...
i love you... good bye...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar